![]() |
|
DETEKSI DINI PAYUDARA 2008-10-14, Telah dibaca 24 kali. STADIUMSetelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang maka dapat menentukan stadium dari kanker. Mengidentifikasikan stadium kanker sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan selanjutnya. Untuk menentukan stadium kanker, American Joint Committee on Cancer menggunakan kategori berdasarkan sistem klasifikasi TNM, yang terdiri dari ukuran tumor (Tumor Size), nodul yang teraba (Palpable Nodes), dan penyebaran kanker (Metastasis). Ukuran tumor yang ditandai dengan huruf T dibedakan menjadi 0-4, yaitu :
Nodul yang dapat teraba ditandai dengan huruf N dan dibedakan menjadi 0-3 berdasarkan penyebaran kanker ke kelenjar getah bening sekitar payudara dan melekatnya nodul tersebut dengan struktur di sekitarnya. Nodul yang dapat teraba ini dibedakan menjadi: · Nx : Kelenjar regional tidak dapat ditentukan · N0 : Tidak teraba nodul · N1 : Teraba nodul pada ketiak pada sisi yang sama dengan kanker payudara (ipsilateral), kelenjar tersebut tidak melekat · N2 : Teraba nodul pada ketiak pada sisi yang sama dengan kanker payudara (ipsilateral), nodul tersebut melekat satu sama lain atau melekat pada jaringan sekitarnya. · N3 : Terdapat nodul pada kelenjar mamaria dan kelenjar diatas tulang belikat (klavikula) pada sisi yang sama dengan kanker payudara Penyebaran dari kanker (metastasis) ditandai dengan huruf M yang dibedakan menjadi 0 atau 1 berdasarkan penyebaran ke organ jauh atau ke kelenjar getah bening yang letaknya tidak di sekitar payudara. Penyebaran kanker terdiri dari : · Mx : Penyebaran (metastasis) tidak dapat ditentukan · M0 : Tidak ditemukan metastasis jauh · M1 : Terdapat metastasis jauh Stadium kanker derdasarkan sistem TNM dibedakan menjadi stadium I, IIA, IIB, IIIA, IIIB, dan stadium IV dengan karakteristiknya masing-masing :
Stadium I terdiri dari T1 N0 M0, tumor primer berukuran kurang dari atau sama dengan 2 cm dan tidak ada penyebaran ke kelenjar getah bening.
Stadium II A terdiri dari T0 N1 M0/T1 N1 M0/T2 N0 M0, tumor primer tidak ditemukan dan ada nodul pada ketiak yang teraba berjumlah 1 sampai 3, atau ditemukan tumor primer berukuran kurang dari 2 cm dan teraba nodul pada ketiak berjumlah 1 sampai 3 atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil biopsi dari kelenjar mamaria yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan fisik, atau ditemukan tumor primer berukuran antara 2 cm -5 cm tapi tidak ada penyebaran ke kelenjar getah bening.
Stadium II B terdiri dari T2 N1 M0/ T3 N0 M0, tumor primer berukuran antara 2 cm -5 cm tapi ada penyebaran nodul pada ketiak berjumlah 1-3 buah atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil biopsi dari kelenjar mamaria, atau tumor primer berukuran lebih dari 5 cm dan tidak ada penyebaran sel kanker.
Stadium III A terdiri dari T0-2 N2 M0/ T3 N1-2 M0, tumor primer berukuran kurang dari 5 cm dan ada penyebaran ke kelenjar getah bening pada ketiak berjumlah 4-9 buah nodul atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil biopsi dari kelenjar mamaria, atau tumor primer berukuran lebih dari 5 cm dan ada penyebaran ke kelenjar getah bening pada ketiak sebanyak 1-9 buah nodul atau ke kelenjar getah bening mamaria, tidak ada penyebaran jauh (metastasis jauh)
Stadium III B terdiri dari T4 N0-2 M0, tumor primer dengan berbagai ukuran yang sudah menyebar langsung ke dinding dada atau ke kulit dan bisa terjadi penyebaran kelenjar getah bening sebanyak 9 buah nodul pada ketiak atau tidak ditemukan. Tidak ada penyebaran (metastasis) jauh.
Tumor primer sudah menyebar keluar dari payudara ke bagian-bagian tubuh yang lain seperti tulang, hati, paru, dan otak.
Sumber: American Joint Commission on Cancer and International Union Against Cancer << BACK |
Seluruh Topik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
© BIDADARIKU 2008, www.bidadariku.com. This page is copyrighted. All right reserved BIDADARIKU. Best View with Internet Explorer at 1024 x 768, Powered by Sidhi Ciang. |