![]() |
|
DETEKSI DINI PAYUDARA 2008-10-08 KANKER PAYUDARADi Indonesia angka kesakitan dan kematian karena kanker payudara menempati peringkat ke dua setelah kanker serviks. Berbeda dengan di luar negeri dimana kanker payudara menempati peringkat pertama. Hal ini tidak dapat diartikan bahwa kita telah berhasil menekan angka kesakitan dan kematian kanker payudara sehingga di peringkat kedua. Sebaliknya jumlah penderita kanker payudara di Indonesia mungkin sama saja dengan luar negeri. Kanker payudara termasuk jenis kanker yang dapat dideteksi dan didiagnosa secara dini. Bila berhasil ditemukan pada tahap dini, dapat segera dilakukan tindakan yang tepat untuk upaya kesembuhannya. Upaya deteksi dini secara pribadi dilakukan dengan tehnik sarari (pemeriksaan payudara sendiri) setiap bulan sekali maupun oleh dokter dengan melakukan pemeriksaan payudara setahun sekali. Upaya skrening juga perlu dipertimbangkan dengan tehnik mammografi maupun USG. Upaya deteksi dini diatas hanya dapat menghasilkan kesimpulan kecurigaan adanya tumor saja. Diagnosa pasti kanker dilakukan oleh seorang Pathologist baik dengan tehnik FNA-B (Fine Needle Aspiration-Biopsi) maupun dengan memeriksa jaringan tumor setelah dilakukan tindakan operasi. Bidadari bersepakat bahwa faktor penyebab kanker payudara adalah adanya Multi Hit Trauma yang pernah dan telah dialami seseorang selama masa hidupnya. Bidadari beranggapan bahwa kanker diawali dari mutasi DNA pada inti sel yang memiliki faktor proto-oncogen yang berubah menjadi faktor oncogen. Perubahan sel ini mungkin disebabkan kondisi sel yang terus menerus lemah dan atau sakit yang kemudian terkena paparan. Akhirnya bidadari sampai pada kesimpulan bahwa upaya untuk menanggulangi kanker payudara seyogyanya difokuskan pada pendekatan menyingkirkan berbagai penyebab perubahan sel tersebut. Bidadari ingin semua keluarga di Indonesia dan dimanapun berada senantiasa memiliki seorang ibu dan istri yang terbebas dari kanker payudara. Bidadari juga mempersembahkan kuesioner populer sederhana yang dapat diisi dan dilakukan penilaian sendiri untuk menentukan skor terhadap resiko Kanker Payudara. (Catatan : Skor tersebut diciptakan oleh Dr. Ananto Sidohutomo, MARS. Penggunaan dan publikasi untuk keperluan sosial kemasyarakatan dapat dilakukan dengan tetap mencantumkan nama skor dan penciptanya). "Skor Ananto Sidohutomo" untuk DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA Beri nilai pada kolom Ya dan Tidak sesuai skor pada Faktor A, B dan C
SEMAKIN TINGGI SKOR ANDA, SEMAKIN BESAR RESIKO ANDA. Skor kurang dari 10 : Anda boleh santai dan tetap waspada. Tetap lakukan Sarari setiap bulan. Skor 11-29 : Anda masuk dalam kriteria Resiko Tinggi ..., cari informasi dan pelajari kajian penanggulangan kanker Bidadari. lakukan Sarari setiap bulan dan setahun sekali periksa ke dokter terlatih. Skor lebih dari 30, atau ada 1 jawaban Ya dari C. : Anda masuk dalam kriteria Kecurigaan Keganasan ..., Cari kepastian tentang hal itu sekarang juga.
(Ananto Sidohutomo) Selanjutnya akan dibahas lebih mendetail mengenai Kanker Payudara. Silahkan melihat kedalam sub topik yang telah tersedia dibawah ini :
|
Seluruh Topik |
|
© BIDADARIKU 2008, www.bidadariku.com. This page is copyrighted. All right reserved BIDADARIKU. Best View with Internet Explorer at 1024 x 768, Powered by Sidhi Ciang. |